Warga Disebut Panik Beli BBM Imbas Isu Stok 23 Hari, ESDM Respons
Azura Yumna Ramadani Purnama
06 March 2026 14:55

Bloomberg Technoz, Jakarta – Sejumlah masyarakat dikabarkan melakukan aksi pembelian berlebihan atau panic buying bahan bakar minyak (BBM), usai pemerintah menyebut cadangan BBM nasional mencapai 23 hari di tengah kondisi konflik di Timur Tengah.
Dalam video yang beredar di media sosial, masyarakat yang disebut-sebut berada di Aceh berbondong-bondong mengantre di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) milik PT Pertamina (Persero).
Bahkan, dalam video yang beredar itu disebutkan bahwa antrean kendaraan masyarakat sudah mencapai 1 kilometer (km).
Menanggapi hal itu, juru bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dwi Anggia menegaskan pasokan BBM Indonesia dalam kondisi terjaga. Dia pun meminta agar masyarakat untuk tenang, tidak melakukan panic buying, apalagi menimbun BBM.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak lakukan panic buying, tidak melakukan penimbunan yang nantinya justru bisa menyebabkan kelangkaan,” kata Anggia kepada awak media, Jumat (6/3/2026).





























