Logo Bloomberg Technoz

Daftar Negara yang Memiliki Senjata Nuklir, Ada Indonesia?

Referensi
06 March 2026 10:23

Hulu ledak rudal nuklir antarbenua DF-5C China di Tiananmen pada parade militer 80 tahun Perang Dunia II, Rabu (3/9/2025). (Qilai Shen/Bloomberg).
Hulu ledak rudal nuklir antarbenua DF-5C China di Tiananmen pada parade militer 80 tahun Perang Dunia II, Rabu (3/9/2025). (Qilai Shen/Bloomberg).

Bloomberg Technoz, Jakarta - Senjata nuklir menjadi salah satu teknologi militer paling berbahaya yang pernah dikembangkan manusia. Teknologi ini memanfaatkan reaksi nuklir untuk menghasilkan ledakan dengan daya hancur yang sangat besar, jauh melampaui bahan peledak konvensional seperti TNT.

Dalam laporan berbagai lembaga internasional, kekuatan nuklir dunia saat ini terkonsentrasi pada beberapa negara besar. Persaingan pengembangan teknologi nuklir juga terus berlangsung, baik untuk tujuan pertahanan maupun untuk memperkuat pengaruh geopolitik.

Salah satu penjelasan dasar tentang senjata nuklir menyebutkan:
“Senjata nuklir merupakan alat yang memanfaatkan reaksi nuklir untuk menghasilkan ledakan dengan daya hancur jauh melampaui bahan peledak konvensional seperti TNT.”


Ledakan nuklir bukan hanya menghancurkan melalui kekuatan fisik, tetapi juga memancarkan energi dalam berbagai bentuk yang berdampak luas terhadap manusia, lingkungan, dan iklim global.

Dampak Ledakan Nuklir

Empat Energi yang Dilepaskan

Menurut Centers for Disease Control (CDC), ketika sebuah senjata nuklir meledak, terdapat empat jenis energi utama yang dilepaskan secara bersamaan.

  • Gelombang kejut yang mampu meratakan bangunan dalam radius luas.

  • Cahaya sangat terang yang dapat menyebabkan kebutaan sementara.

  • Panas ekstrem yang memicu kebakaran besar.

  • Radiasi yang berdampak pada kesehatan manusia dalam jangka pendek maupun panjang.