Logo Bloomberg Technoz

Blok Duyung di Natuna Milik Hashim Mulai FID, Produksi Q4-2027

Mis Fransiska Dewi
02 March 2026 14:20

FID Pengembangan Lapangan Gas Mako di Wilayah Kerja Duyung, lepas pantai Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Dok. SKK Migas)
FID Pengembangan Lapangan Gas Mako di Wilayah Kerja Duyung, lepas pantai Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Dok. SKK Migas)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Conrad Asia Energy memulai tahap implementasi keputusan investasi akhir atau final investment decision (FID) untuk pengembangan Lapangan Gas Mako di Blok Duyung, yang dioperasikan oleh West Natuna Exploration Limited (WNEL).

Lapangan gas tersebut ditargetkan mulai berproduksi atau onstream pada kuartal IV-2027.

Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menyampaikan dimulainya tahap implementasi FID lapangan gas yang berlokasi di lepas pantai Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau itu merupakan langkah strategis dalam menjaga kesinambungan pasokan gas nasional.


“Keputusan investasi ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah dan KKKS [kontraktor kontrak kerja sama] untuk mempercepat pengembangan lapangan gas potensial. Lapangan Gas Mako diharapkan memberikan kontribusi signifikan terhadap produksi gas nasional serta mendukung kebutuhan energi dalam negeri,” kata dia dalam siaran pers, Senin (2/3/2026). 

FID Pengembangan Lapangan Gas Mako di Wilayah Kerja Duyung, lepas pantai Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Dok. SKK Migas)

Dia menegaskan SKK Migas akan terus mengawal pelaksanaan proyek agar berjalan sesuai rencana, tepat waktu, tepat biaya, serta mengedepankan aspek keselamatan kerja dan kepatuhan terhadap regulasi.