Mayoritas Ekspor Produk Nikel RI Bukan FeNi, DSI Salah Sasaran?
Sabrina Mulia Rhamadanty
02 June 2026 09:10

Bloomberg Technoz, Jakarta – Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) mengatakan komoditas olahan nikel dalam bentuk feronikel (FeNi), yang masuk sistem ekspor satu pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI), memiliki volume ekspor jauh lebih kecil dari produk metalurgi lainnya.
Ketua Umum Perhapi Sudirman Widhy mengatakan produk hilirisasi nikel lainnya, yaitu nickel pig iron (NPI), memiliki porsi ekspor lebih besar ketimbang FeNi.
Dalam kaitan itu, dia mengingatkan jika pemerintah menggunakan definisi standar bahwa feronikel adalah produk olahan dengan kadar nikel di atas 15%, maka kebijakan ekspor satu pintu melalui PT DSI untuk komoditas FeNi dinilai akan salah sasaran.
"Bisa dipastikan sebagian besar produk olahan nikel yang dihasilkan di Indonesia saat ini bukan sebagai feronikel, melainkan nickel pig iron. Penyebabnya, kadar kandungan nikel pada mayoritas produksi kita berkisar antara 8%—12%," jelas Sudirman saat dihubungi, Selasa (2/6/2026).
Kerancuan



























