Krisis Iklim Harus Dinyatakan Darurat Kesehatan Masyarakat Global
Redaksi
02 June 2026 15:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Para pakar internasional terkemuka memandang bahwa krisis iklim harus dinyatakan sebagai keadaan darurat kesehatan masyarakat global oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), atau jutaan orang lagi akan meninggal secara sia-sia.
Komisi independen pan-Eropa tentang iklim dan kesehatan, yang dibentuk oleh WHO, menyimpulkan bahwa krisis iklim merupakan ancaman kesehatan global yang sedemikian besar, sehingga WHO harus menyatakannya sebagai "keadaan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional" (PHEIC).
Penyebaran penyakit yang ditularkan oleh vektor, seperti demam berdarah dan chikungunya, serta dampak kesehatan dari peristiwa cuaca ekstrem, pemanasan global, kerawanan pangan, dan polusi udara Pheic demikian menurut laporan komisi tersebut, yang akan disampaikan kepada para menteri Eropa pada hari Minggu sebelum Sidang Kesehatan Dunia WHO dimulai pada hari Senin.
Penyebaran penyakit yang ditularkan melalui vektor secara internasional, seperti demam berdarah dan chikungunya, serta dampak kesehatan dari peristiwa cuaca ekstrem, pemanasan global, kerawanan pangan, dan polusi udara membuat PHEIC menjadi hal yang mendesak, kata laporan komisi tersebut, yang dipresentasikan kepada para menteri Eropa sebelum sidang Majelis Kesehatan Dunia WHO pada bulan lalu, dilansir The Guardian, Selasa (2/6/2026).
PHEIC merupakan tingkat peringatan kesehatan tertinggi. Deklarasi sebelumnya mencakup penyakit menular seperti Covid dan Mpox. Meski deklarasi tersebut sendiri tidak akan secara otomatis membalikkan perubahan iklim, hal itu akan memicu respons internasional terkoordinasi yang dibutuhkan oleh skala krisis kesehatan ini, tetapi belum terwujud.






























