GoPro di Ambang Kebangkrutan karena Masalah Ini
News
02 June 2026 20:50

Bloomberg, Melonjaknya biaya memori mendorong produsen action cam GoPro Inc. di ambang kebangrkutan. Perusahaan yang didirikan oleh Nicholas Woodman ini memperingatkan adanya risiko terhadap kemampuannya untuk terus beroperasi dan sedang mencari pendanaan guna menghindari gagal bayar, menurut laporan terbaru.
Perusahaan yang berbasis di San Mateo, California, Amerika Serikat ini melaporkan penurunan pendapatan sebesar 26% pada kuartal pertama. GoPro juga mengungkapkan pada saat itu bahwa mereka telah menerima keringanan dari pemberi pinjaman setelah gagal memenuhi perjanjian pinjaman. Dalam pengajuan baru pada hari Senin, GoPro menyatakan bahwa ada “keraguan substansial mengenai kemampuan perusahaan untuk terus beroperasi” dan berencana untuk mengajukan pembaruan atas laporan keuangannya.
Saham perusahaan anjlok hingga 14% pada Senin.
GoPro sebelumnya telah membahas beberapa alasan di balik kesulitan yang dihadapi. Bulan lalu, perusahaan menyatakan bahwa proyeksi laba mereka telah “terpengaruh secara signifikan” oleh peristiwa seperti kenaikan harga memori sebesar 80% hingga 115%.
Krisis bisnis ini merupakan salah satu dampak samping dari booming AI global, yang telah meningkatkan permintaan akan memori dan mendorong harga menjadi lebih tinggi. Produsen ponsel, mobil, dan perangkat elektronik telah melaporkan dampak tersebut karena pemasok mengalihkan lebih banyak produksi dari perangkat konsumen ke chip server AI yang memiliki margin tinggi.
































