Logo Bloomberg Technoz

Telaah Mendalam Pertaruhan Pasar Minyak Usai Trump Serang Iran

News
02 March 2026 04:20

Tanker minyak MT Arman 114 berbendera Iran berisi 1,2 juta barel minyak yang disita dan dilelang Kejaksaan Agung. (dok. Kejagung)
Tanker minyak MT Arman 114 berbendera Iran berisi 1,2 juta barel minyak yang disita dan dilelang Kejaksaan Agung. (dok. Kejagung)

Paul Burkhardt, Anthony Di Paola, dan Julian Lee - Bloomberg News

Bloomberg, Keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk menyerang Iran menciptakan risiko baru bagi sebagian besar pasokan minyak dunia.

Republik Islam itu sendiri memompa lebih dari 3 juta barel per hari (bph) minyak, atau 3% dari produksi global, menjadikannya produsen terbesar keempat di OPEC.


Akan tetapi, Iran memiliki pengaruh yang jauh lebih besar atas pasokan energi dunia karena lokasinya yang strategis.

Negeri Persia itu terletak di salah satu sisi Selat Hormuz, jalur pelayaran untuk sekitar seperlima minyak mentah dunia dari pemasok utama termasuk Arab Saudi dan Irak.