Demi Dialog Damai Iran, Trump Minta Israel Setop Serang Lebanon
News
02 June 2026 06:40

Josh Wingrove, Veena Ali-Khan, Arsalan Shahla, dan Sherif Tarek - Bloomberg News
Bloomberg, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memberikan keterangan yang berbeda terkait hasil pembicaraan telepon mengenai pertempuran di Lebanon. Perbedaan ini muncul di saat AS tengah berupaya keras mengembalikan proses perundingan damai dengan Iran ke jalurnya.
Pernyataan yang tidak selaras tersebut menjadi contoh terbaru dari simpang siurnya sinyal kemajuan untuk mengakhiri perang yang kini telah memasuki bulan keempat. Konflik ini telah menewaskan ribuan orang di kawasan Timur Tengah dan memicu krisis energi global. Di sisi lain, Iran menyatakan pada hari Senin (1/6) bahwa pihaknya menangguhkan pembicaraan dengan AS akibat bentrokan yang terus berlanjut di Lebanon. Pihak Teheran menegaskan bahwa pertempuran tersebut harus dihentikan sebagai bagian dari kesepakatan damai yang lebih luas.
Melalui unggahan di platform Truth Social pada Senin malam, Trump menyatakan bahwa ia telah meminta pemimpin Israel untuk tidak melancarkan serangan besar ke Beirut, Lebanon.
"Dia memutar balik pasukannya. Terima kasih Bibi! Saya juga telah berbicara dengan perwakilan dari para pemimpin Hizbullah, dan mereka setuju untuk berhenti menembak ke arah Israel dan tentaranya. Begitu pula Israel setuju untuk berhenti menembak mereka. Mari kita lihat berapa lama ini akan bertahan—mudah-mudahan untuk SELAMANYA!" tulis Trump.





























