Mau Stop Ekspor Timah, RI Bisa Kehilangan Pasar Korsel dan Jepang
Azura Yumna Ramadani Purnama
23 February 2026 09:30

Bloomberg Technoz, Jakarta – Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) memprediksi rencana penyetopan ekspor timah murni batangan atau ingot oleh Indonesia bakal membuat negara tujuan ekspor—seperti Korea Selatan dan Jepang — mengkerek impor logam tersebut dari China.
Ketua Umum Perhapi Sudirman Widhy Hartono menyatakan Singapura, Korea Selatan, dan Jepang merupakan negara manufaktur komponen elektronik yang bergantung pada pasokan timah dari pasar global untuk solder, sebab ketiga negara itu tidak memproduksi timah.
Di sisi lain, China juga adalah salah satu negara manufaktur komponen elektronik besar, tetapi negara ini memiliki pasokan timah besar yang diproduksi dari dalam negeri.
Dengan demikian, China diprediksi meningkatkan produksi ingot timah dalam negerinya untuk mengamankan pasokan domestik, serta terbuka peluang bagi Korea Selatan dan Jepang untuk mengalihkan sumber impornya ke China seiring pengetatan yang dilakukan Indonesia.
“China memiliki produksi timah dari dalam negerinya sehingga mungkin mereka akan berupaya untuk meningkatkan produksi timah dalam negeri guna menutupi kekurangan timah yang berasal dari Indonesia,” kata Sudirman ketika dihubungi, dikutip Senin (23/2/2026).





























