Purbaya Kritik Ramalan World Bank untuk RI: Minta Maaf Jika Salah
Mis Fransiska Dewi
09 April 2026 14:35

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan World Bank atau Bank Dunia harus meminta maaf jika proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang hanya 4,7% pada 2026 akhirnya salah.
Purbaya menegaskan sejumlah data yang ia punya tidak menunjukkan kondisi tersebut, lantaran pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 ditargetkan tembus di level 5,6%. Menurut Purbaya, Bank Dunia salah melakukan penghitungan terkait ekonomi Indonesia.
“Kan triwulan pertama saja mungkin 5,5%-5,6% atau lebih. Berarti World Bank menghitung kita mau resesi turun ke bawah sekali. Saya pikir World Bank salah hitung,” kata Purbaya ditemui di Kementerian Keuangan, Kamis (9/4/2026).
Menurut Purbaya, World Bank meramal pertumbuhan ekonomi RI berdasarkan harga minyak dunia yang terus meroket. Proyeksi tersebut, kata dia, menimbulkan sentimen negatif bagi Indonesia.
“Dia [World Bank] sudah melakukan dosa besar. Dia menimbulkan sentimen negatif bagi kita. Nanti saya tunggu permintaan maaf dari mereka ketika harga minyak sudah balik lagi ke level yang normal, kalau dia mau ubah prediksi ekonominya lagi,” tutur Purbaya.



























