Logo Bloomberg Technoz

Bos Minyak UEA: Hormuz Harus Dibuka Tanpa Syarat, Tanpa Batasan

News
09 April 2026 19:50

Ilustrasi Selat Hormuz (Envato)
Ilustrasi Selat Hormuz (Envato)

Anthony Di Paola - Bloomberg News

Bloomberg, Kepala produsen minyak terbesar di Uni Emirat Arab mengatakan Selat Hormuz tetap tertutup karena Iran masih membatasi akses dan menghalangi aliran energi ke pasar global. Teheran mengatakan lalu lintas kapal harus berada di bawah pengawasan mereka.

“Lalu lintas bersyarat bukanlah lalu lintas. Itu hanyalah bentuk pengendalian dengan nama lain," kata Sultan Al Jaber, CEO Abu Dhabi National Oil Co, dalam komentarnya di LinkedIn. "Selat itu harus dibuka—sepenuhnya, tanpa syarat, dan tanpa batasan."


Komentarnya menunjukkan betapa rumitnya mengangkut minyak, gas, dan komoditas vital lainnya melalui jalur air terpenting di dunia, yang hampir sepenuhnya tertutup sejak perang Iran dimulai pada akhir Februari.

Al Jaber mengatakan selat perlu dibuka kembali untuk memungkinkan navigasi tanpa hambatan bagi ratusan kapal tanker minyak bermuatan untuk keluar dari Teluk Persia dan produsen di kawasan tersebut untuk meningkatkan produksi. Bulan lalu ia menyebut blokade Iran terhadap jalur air tersebut sebagai terorisme ekonomi.