Logo Bloomberg Technoz

TINS Respons Wacana Bahlil Ingin Stop Ekspor Timah

Mis Fransiska Dewi
16 February 2026 14:30

Lubang tambang timah di operasi PT Timah di Mentok, Pulau Bangka./Bloomberg-Dimas Ardian
Lubang tambang timah di operasi PT Timah di Mentok, Pulau Bangka./Bloomberg-Dimas Ardian

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Timah Tbk (TINS) buka suara ihwal wacana Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk menghentikan ekspor timah.

Direktur Pengembangan Usaha TINS Suhendra Yusuf Ratuprawiranegara menyoroti kesiapan pemerintah dalam segala aspek terkait rencana tersebut khususnya industri hilir. 

Suhendra mencontohkan industri produk hilir timah seperti industri elektronik diwajibkan menjadi offtaker produk mineral timah dan mineral ikutan lainnya. 


“Keterjaminan suplai, atau supply chain ini harus terbentuk dan terintegrasi. Sehingga konsumsi produk timah domestik harus diatur sedemikian oleh pemerintah,” kata Suhendra saat dihubungi, Senin (16/2/2026). 

Suhendra menyebut hingga saat ini ekspor logam timah Indonesia mencapai 92% ke berbagai negara seperti Eropa, Amerika Serikat, Korea, Jepang, hingga India.