TINS Catat Penurunan Penjualan Logam Timah Susut 5%
Pramesti Regita Cindy
01 April 2026 08:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Timah Tbk (TINS) melaporkan adanya penurunan penjualan logam timah sepanjang 2025 meski kinerja keuangan perusahaan disebut mengalami pertumbuhan.
Dalam paparan Direktur Utama TINS, Restu Widiyantoro terungkap bahwa penjualan logam timah tercatat menyusut sekitar 5% yakni sebesar 16.634 metrik ton dibandingkan tahun 2024 sebesar 19.065 metrik ton.
Sejalan dengan turunnya penjualan logam tanah tersebut, produksi logam tanah juga turun secara tahunan, di mana produksi turun sebesar 6% pada 2025 menjadi 17.815 metrik ton dibandingkan dengan tahun sebelumnya di kisaran 21.545 metrik ton.
"Untuk kinerja keuangan, jadi pendapatan perusahaan itu [diperkirakan] meningkat Rp12 triliun. Kemudian [untuk] keuntungan bersih dari perusahaan kami [perkirakan] Rp1,1 atau mendekati Rp1,2 triliun untuk tahun 2025," kata Restu dalam RDP dengan Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Selasa (31/3/2025).
Sementara, dari produksi bijih timah tercatat sebesar 18.635 ton, lebih rendah dari target awal Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan atau RKAP 2025 sebesar 21.500 ton. Restu menjelaskan bahwa realisasi produksi sebenarnya berpotensi mencapai 20.000 ton, namun terkendala proses administrasi.






























