Kondisi ini akan semakin berat jika seseorang memiliki kebiasaan begadang. Kurang tidur dan pola istirahat yang tidak teratur membuat tubuh semakin sulit menjaga energi sepanjang hari.
Cara Mengatasi Rasa Kantuk Saat Puasa
Meski sering mengantuk, kondisi ini bukan alasan untuk menurunkan performa kerja atau aktivitas harian. Ada sejumlah langkah yang dapat dilakukan agar tubuh tetap segar dan produktif selama berpuasa.
1. Penuhi Kebutuhan Cairan
Kekurangan cairan menjadi salah satu penyebab tubuh terasa lemas. Untuk mencegahnya, masyarakat dianjurkan mencukupi kebutuhan air putih saat sahur dan berbuka.
Pola minum 2-4-2 dapat diterapkan, yaitu dua gelas saat berbuka, empat gelas di malam hari, dan dua gelas saat sahur. Cara ini membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi dan mengurangi risiko dehidrasi.
2. Berjalan Kaki Singkat
Aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki selama 10 menit terbukti dapat meningkatkan energi. Gerakan ini membantu tubuh memproduksi hormon kortisol, norepinefrin, dan epinefrin.
Saat berjalan, jantung memompa darah lebih cepat sehingga aliran oksigen ke otak meningkat. Kondisi ini membantu menjernihkan pikiran dan menjaga kewaspadaan selama dua jam ke depan.
3. Istirahat Sejenak di Siang Hari
Jika kantuk sudah sulit ditahan, tidur singkat dapat menjadi solusi. Waktu istirahat sekitar 20 hingga 30 menit dinilai cukup untuk memulihkan energi.
Tidur siang yang terlalu lama justru berisiko membuat tubuh semakin lemas. Karena itu, durasi istirahat perlu dibatasi agar tetap efektif.
4. Kurangi Paparan Layar
Menatap layar ponsel atau komputer dalam waktu lama dapat membuat mata lelah dan memicu kantuk. Kebiasaan ini juga berdampak pada kesehatan mata.
Untuk mengatasinya, alihkan pandangan selama 20 detik setiap 20 menit. Cara sederhana ini membantu mata lebih rileks dan mengurangi rasa kantuk.
5. Mengobrol dengan Rekan Kerja
Interaksi sosial juga dapat membantu meningkatkan konsentrasi. Mengobrol ringan dengan rekan kerja membuat pikiran lebih aktif dan kewaspadaan meningkat.
Aktivitas ini membantu mengurangi rasa jenuh sekaligus menjaga semangat kerja tetap stabil selama puasa.
6. Nyalakan Lampu Ruangan
Ruangan yang gelap atau redup dapat memicu pelepasan hormon melatonin yang berkaitan dengan rasa kantuk. Karena itu, pencahayaan yang cukup sangat penting.
Menyalakan lampu dengan intensitas yang nyaman bagi mata dapat membantu tubuh tetap terjaga dan fokus.
7. Dapatkan Paparan Sinar Matahari
Keluar ruangan untuk mendapatkan sinar matahari juga efektif mengurangi kantuk. Paparan cahaya alami membantu meningkatkan kadar serotonin dalam tubuh.
Serotonin berperan menjaga suasana hati dan membantu tubuh tetap terjaga di siang hari.
8. Latihan Pernapasan Dalam
Teknik pernapasan dapat dilakukan saat tubuh mulai terasa lelah. Caranya dengan duduk atau berdiri tegak, lalu menarik napas dalam melalui hidung hingga perut mengembang.
Hembuskan napas perlahan melalui mulut dan ulangi beberapa kali. Latihan ini membantu pikiran lebih segar dan tubuh terasa lebih rileks.
9. Atur Pola Tidur dengan Baik
Mengatur waktu tidur menjadi langkah paling efektif untuk mencegah kantuk berlebihan. Disarankan untuk tidur lebih awal setelah menyelesaikan ibadah malam.
Kebiasaan begadang seperti bermain gawai atau bepergian malam hari sebaiknya dihindari. Pola tidur teratur membantu tubuh mempertahankan energi sepanjang hari.
10. Konsumsi Makanan Bergizi Seimbang
Asupan makanan saat sahur dan berbuka juga berpengaruh pada tingkat energi. Makanan kaya protein dan serat seperti buah, sayur, dan biji-bijian dapat membantu menjaga stamina.
Serat membantu mengontrol rasa lapar sekaligus menjaga kadar energi tetap stabil selama berpuasa.
11. Hindari Makan Berlebihan
Mengonsumsi makanan berlebihan saat sahur justru dapat memicu rasa kantuk di siang hari. Pilih makanan ringan namun mengenyangkan seperti kurma, pisang, dan oatmeal.
Pilihan makanan tersebut membantu tubuh memperoleh energi tanpa menimbulkan rasa terlalu kenyang yang membuat lemas.
Konsultasi Jika Kantuk Berlebihan
Apabila rasa kantuk muncul secara berlebihan hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, konsultasi ke dokter dapat menjadi langkah bijak. Kondisi ini bisa saja berkaitan dengan gangguan kesehatan tertentu.
Dengan menerapkan pola hidup sehat, menjaga asupan nutrisi, serta mengatur waktu istirahat, rasa kantuk saat puasa dapat diminimalkan. Upaya ini membantu masyarakat tetap produktif dan berenergi selama menjalankan ibadah.
(seo)



























