Logo Bloomberg Technoz

Bloomberg Technoz Sukses Menggelar Economic Outlook 2026


Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026 di Jakarta, Kamis (12/2/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026 di Jakarta, Kamis (12/2/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Chief Asia Economist Bloomberg Economics, Chang Shu (tengah) saat Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026, Kamis (12/2/2026) (Bloomberg Technoz/Andre)

Chief Asia Economist Bloomberg Economics, Chang Shu (tengah) saat Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026, Kamis (12/2/2026) (Bloomberg Technoz/Andre)

Senior Partner Wealth Management SGMC Capital, Mohit Mirpuri saat Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026, Kamis (12/2/2026) (Bloomberg Technoz/Andre)

Senior Partner Wealth Management SGMC Capital, Mohit Mirpuri saat Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026, Kamis (12/2/2026) (Bloomberg Technoz/Andre)

Chief Asia Economist Bloomberg Economics, Chang Shu saat Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026, Kamis (12/2/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean)

Chief Asia Economist Bloomberg Economics, Chang Shu saat Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026, Kamis (12/2/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean)

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026 di Jakarta, Kamis (12/2/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026 di Jakarta, Kamis (12/2/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Ketum Ikatan Analis Sekuritas Indonesia, David Sutyanto (ketiga kiri) saat Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026, Kamis (12/2). (Bloomberg Technoz)

Ketum Ikatan Analis Sekuritas Indonesia, David Sutyanto (ketiga kiri) saat Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026, Kamis (12/2). (Bloomberg Technoz)

Anggota Tim Ahli Badan Komunikasi Pemerintah RI Fithra Faisal Hastiadi (kedua kanan) saat Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026, Kamis (12/2/2026).

Anggota Tim Ahli Badan Komunikasi Pemerintah RI Fithra Faisal Hastiadi (kedua kanan) saat Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026, Kamis (12/2/2026).

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026 di Jakarta, Kamis (12/2/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026 di Jakarta, Kamis (12/2/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026 di Jakarta, Kamis (12/2/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Chief Asia Economist Bloomberg Economics, Chang Shu (tengah) saat Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026, Kamis (12/2/2026) (Bloomberg Technoz/Andre)
Senior Partner Wealth Management SGMC Capital, Mohit Mirpuri saat Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026, Kamis (12/2/2026) (Bloomberg Technoz/Andre)
Chief Asia Economist Bloomberg Economics, Chang Shu saat Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026, Kamis (12/2/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean)
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026 di Jakarta, Kamis (12/2/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Ketum Ikatan Analis Sekuritas Indonesia, David Sutyanto (ketiga kiri) saat Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026, Kamis (12/2). (Bloomberg Technoz)
Anggota Tim Ahli Badan Komunikasi Pemerintah RI Fithra Faisal Hastiadi (kedua kanan) saat Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026, Kamis (12/2/2026).
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026 di Jakarta, Kamis (12/2/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Di tengah lanskap global yang masih dibayangi volatilitas, Bloomberg Technoz sukses menggelar Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026 pada 12 Februari 2026 di Financial Hall, Jakarta. Mengusung tema Managing Transition, Capturing New Growth Opportunities, forum tahunan ini menjadi ruang strategis untuk membaca arah transisi ekonomi sekaligus memetakan peluang pertumbuhan baru Indonesia. Lebih dari 300 peserta dari kalangan profesional, pelaku usaha, BUMN, hingga perwakilan kementerian menghadiri agenda tersebut.

Forum dibuka dengan perspektif global melalui paparan Chang Shu, Chief Asia Economist Bloomberg Economics, yang mengulas prospek ekonomi kawasan serta risiko global yang berpotensi menekan negara berkembang. Selanjutnya, Mohit Mirpuri, Senior Partner Wealth Management SGMC Capital, membahas strategi pengelolaan aset dan peluang investasi di tengah volatilitas pasar global.

Sorotan utama acara berlanjut pada sesi Keynote Speech bersama Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan Republik Indonesia. Dalam sesinya, Menkeu Purbaya memaparkan arah kebijakan fiskal pemerintah serta strategi menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tekanan global, yang menjadi fondasi diskusi sepanjang forum.

Diskursus kemudian diperdalam melalui dua sesi diskusi panel yang menyajikan analisis lintas sektor.

Diskusi Panel I: Ketahanan di Tengah Gejolak Pasar Keuangan

Sesi bertema Resilience in Turbulence, Navigating Indonesia Financial Market ini membahas dinamika pasar modal dan iklim investasi Indonesia pada 2026. Panel ini menghadirkan Jeffrey Hendrik, Pjs Direktur Utama Bursa Efek Indonesia; David Sutyanto, Ketua Umum Ikatan Analis Sekuritas Indonesia; Bernadus Setya Ananda Wijaya, CEO Sucor Sekuritas; serta Michael Yeoh, pengamat dan pegiat pasar saham. 

Diskusi yang dipandu Houtmand Saragih, Editor Eksekutif Bloomberg Technoz dan Bloomberg Businessweek Indonesia, menekankan pentingnya ketahanan pasar, konsistensi kebijakan, serta pendalaman pasar keuangan guna menjaga kepercayaan investor.

Diskusi Panel II: Uang Ada, Bagaimana Kondisi Ekonominya?

Panel kedua mengangkat tema We Have the Money, Now How’s the Economy? dengan fokus pada efektivitas kebijakan ekonomi dan tantangan sektor riil. Sesi ini menghadirkan Fithra Faisal Hastiadi, Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia; Ajib Hamdani, Kepala Bidang Kebijakan Sektoral Divisi Kebijakan Publik APINDO; serta Danang Girindrawardana, Direktur Eksekutif Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API). Diskusi ini dimoderatori Ruisa Khoiriyah, Managing Editor Bloomberg Businessweek Indonesia, dan menggarisbawahi pentingnya sinkronisasi kebijakan fiskal, moneter, dan industri untuk menopang pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Kesuksesan penyelenggaraan Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026 tak lepas dari dukungan dan kolaborasi lintas sektor para mitra Bloomberg Technoz, yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Bank Jakarta, PT Mayora Indah Tbk, PT Angkasa Pura Indonesia, PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Mayapada Internasional Tbk, PT Bank Permata Tbk, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, Indonesia Financial Group (Persero), dan Javabica. Dukungan ini memperkuat dialog ekonomi yang kredibel dan berdampak.

Dengan paparan berbasis data, analisis tajam, dan partisipasi aktif para pemangku kepentingan, forum ini diharapkan menjadi rujukan strategis bagi pelaku usaha dan pembuat kebijakan dalam menavigasi ekonomi Indonesia menuju 2026.

(tim)