Logo Bloomberg Technoz

Jepang Dekati Kesepakatan Investasi Proyek PLTSa Legok Nangka

Redaksi
04 February 2026 19:40

Alat berat mengeruk sampah di TPA Cipayung, Depok, Jawa Barat, Rabu (5/7/2023). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Alat berat mengeruk sampah di TPA Cipayung, Depok, Jawa Barat, Rabu (5/7/2023). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah Jepang diperkirakan mencapai kesepakatan pendanaan atau financial close untuk proyek pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) Legok Nangka akhir tahun ini.

Proyek dengan nilai investasi US$400 juta atau sekitar Rp6,69 triliun (asumsi kurs Rp16.740 per dolar AS) itu dikerjakan konsorsium PT Jabar Environmental Solutions.

Mayoritas saham Jabar Environmental Solutions dipegang Sumitomo Corporation sebesar 60%, PT Energia Prima Nusantara (EPN) 30% dan sisanya Hitachi Zosen Corporation.


"Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian telah dan akan berkoordinasi lebih detail dengan kementerian dan lembaga terkait," kata Ketua Kelompok Ahli Satgas AZEC sekaligus Ketua Delegasi Indonesia Raden Pardede seperti dikutip dari siaran pers, Rabu (4/2/2026).

Perkembangan komitmen pendanaan dari Jepang itu muncul dalam putaran pertemuan Asia Zero Emission Community-Expert Group Meeting ke-9 (AZEC-EGM) pada Senin, (26/1/2026).