Logo Bloomberg Technoz

Dia menilai, pesan tersebut berisi perintah untuk mengganti personel di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) dengan perangkat lunak serta mendatangkan pihak luar. Menurut dia, hal ini menunjukkan Nadiem tidak mempercayai pejabat eselon I dan II pada Kemendikbudristek dalam pelaksanaan kegiatan. Ketidakpercayaan tersebut berujung pada pengarahan pengadaan teknologi informasi dan komunikasi yang secara spesifik menggunakan Chrome OS atau laptop Chromebook. 

Terpisah, Nadiem membantah pernah memaksakan pengadaan laptop Chromebook. Dia membantah pernah menyatakan "Go Ahead with Chromebook" atau meminta melanjutkan pengadaan laptop Chromebook. Dia mengaku pernah mengatakan "Go Ahead", tetapi itu bermaksud untuk mempersilakan rekomendasi.

"Satu hal adalah yang ingin saya tekankan sekali lagi adalah go ahead itu artinya silakan, presentasi itu menghendak suatu rekomendasi dan rekomendasi itu yang saya mau bilang silakan, laksanakan. Perbedaan antara suatu perintah dan suatu persetujuan itu sangat penting," ujar Nadiem.

"Saya tidak pernah dalam proses ini tadi ada perkataan mengenai menyuruh membeli laptop atau apa, saya tidak pernah melakukan  itu dan tidak pernah melakukan perintah apa pun dalam pembelian laptop."

(dov/frg)

No more pages