Di sisi lain, manajemen FCX membeberkan, perseroan bakal tetap mempertahankan kepemilikan 49% saham pada PTFI hingga IUPK berakhir pada 2041. Selepas perpanjangan IUPK, FCX akan divestasi 12% saham kepada entitas bisnis di Indonesia.
“FCX memperkirakan akan mempertahankan kepemilikan sekitar 49% hingga tahun 2041 dan akan mengalihkan tambahan kepemilikan di PTFI kepada badan usaha milik negara mulai tahun 2042, sehingga porsi kepemilikan FCX setelah 2041 menjadi sekitar 37%,” tulis manajemen FCX.
Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menargetkan pembahasan porsi divestasi saham lanjutan FCX pada Freeport Indonesia rampung kuartal I-2026.
Belakangan, pemerintah membeberkan, porsi divestasi saham lanjutan dari FCX mencapai 12%.
Adapun, kesepakatan divestasi itu menjadi bagian dari perpanjangan izin usaha pertambangan khusus atau IUPK PTFI selepas 2041.
Kepastian itu disampaikan Bahlil usai bertemu dengan Gubernur Papua Mathius Derek Fakhiri di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (21/1/2026).
“InsyaAllah [divestasi saham Freeport] selesai [pada kuartal I-2026],” kata Bahlil kepada awak media di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (22/1/2026).
Perpanjangan IUPK
Sebelumnya, Presiden Direktur PTFI Tony Wenas menyatakan transaksi divestasi 12% saham ke MIND ID baru akan dilakukan selepas 2041 atau tepat ketika IUPK PTFI habis. Nantinya, IUPK Freeport akan diperpanjang hingga 2061.
Tony menjelaskan meskipun transaksi divestasi dan perpanjangan IUPK baru dilakukan 2041, dalam waktu dekat perusahaan dan pemerintah akan meneken perjanjian untuk memastikan divestasi dan perpanjangan IUPK dilakukan tepat waktu sesuai target.
Tony menegaskan perjanjian tersebut menjadi aspek penting bagi operasional perusahaan, sebab perusahaan sedang berencana melakukan eksplorasi lanjutan usai cadangan bijih perusahaan sebesar 1,3 miliar ton diprediksi habis pada 2041.
“Saya sebutnya kesepahaman karena belum ada yang tertulis adalah bahwa pertambangan ini akan bisa diperpanjang sesuai dengan peraturan yang ada, yaitu sampai life of mine atau sampai seumur tambang,” kata Tony dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VI, Senin (24/11/2025)
“Ya, tetapi [IUPK Freeport] diperjanjikan dari sekarang, sehingga akan memberikan kami juga waktu untuk melakukan eksplorasi yang lebih detail,” ucap dia.
(azr/naw)






























