Logo Bloomberg Technoz

Purbaya Soal Seleksi Bos OJK Dipercepat: Ada Gejolak Perang

Mis Fransiska Dewi
10 March 2026 16:50

Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan alasan Panitia Seleksi (Pansel) Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mempercepat proses seleksi lantaran kondisi pasar tidak stabil imbas perang Timur Tengah yang masih berkecamuk.

Dalam Pengumuman Pansel OJK Nomor PENG-2/PANSEL-DKOJK/2026, sejatinya para kandidat diwajibkan mengikuti asesmen secara langsung pada 10 atau 11 Maret 2026. 

Akan tetapi, menurut Ketua Komisi XI DPR Misbakhun, 10 calon yang lolos seleksi akan melaksanakan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) pada besok, Rabu (11/03/2026). Pada hari yang sama, Komisi XI juga akan langsung melakukan pengambilan keputusan mengenai lima nama yang terpilih untuk mengisi posisi yang kosong di OJK. 


“Dipercepat karena kan keadaan goncang. Jadi gejolak perang memengaruhi pasar, memengaruhi harga minyak. Memerlukan lebih cepat lagi orang yang definitif di OJK,” kata Purbaya ditemui di kantornya, Selasa (10/3/2026). 

Purbaya yang juga Ketua Pansel OJK membantah percepatan proses seleksi calon DK OJK lantaran sudah terdapat nama yang ditentukan pemerintah.