Logo Bloomberg Technoz

Iran Tangkap 30 Mata-mata AS & Israel saat Konflik Memanas

Redaksi
11 March 2026 06:02

Bendera Iran. (Bloomberg)
Bendera Iran. (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Di tengah kecamuk perang melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel, Kementerian Intelijen Iran mengumumkan telah menangkap puluhan orang, termasuk seorang warga negara asing, atas dugaan spionase untuk "musuh-musuh" negara pada Selasa (10/3).

Tanpa merinci kewarganegaraan orang asing yang ditahan, Kementerian Intelijen Iran menyatakan bahwa individu tersebut "melakukan kegiatan spionase atas nama Amerika Serikat dan Israel, serta bertindak sebagai perpanjangan tangan bagi dua negara Teluk," demikian dilaporkan media pemerintah, dikutip dari Reuters.

Dalam beberapa tahun terakhir, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) telah menangkap puluhan warga negara ganda dan warga asing, sebagian besar atas tuduhan spionase dan pelanggaran keamanan nasional.


Sejumlah kelompok hak asasi manusia menuduh Iran sengaja melakukan penangkapan atas tuduhan keamanan yang dibuat-buat demi mendapatkan konsesi politik dari negara lain. Namun, Teheran membantah keras tudingan bahwa penangkapan tersebut dilakukan karena alasan politik.

Selain warga asing tersebut, pihak kementerian juga menyatakan telah meringkus "30 mata-mata, tentara bayaran internal, dan agen operasional Israel serta AS" dalam beberapa hari terakhir.