Logo Bloomberg Technoz

PBB: Penutupan Selat Hormuz Bakal Hantam Harga Pangan Dunia

News
11 March 2026 05:03

Perserikatan Bangsa-bangsa atau PBB. (Dok Bloomberg)
Perserikatan Bangsa-bangsa atau PBB. (Dok Bloomberg)

Magdalena Del Valle - Bloomberg News

Bloomberg, Penutupan efektif Selat Hormuz di tengah berkecamuknya perang Iran telah mengguncang pasar minyak global. Namun, sebuah laporan terbaru dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingatkan bahwa situasi ini juga memicu lonjakan harga pangan dan pupuk yang akan memukul negara-negara miskin dengan sangat keras.

Analisis dari badan PBB untuk Perdagangan dan Pembangunan (UN Trade and Development) menyatakan bahwa dampak dari tingginya biaya energi, pupuk, dan transportasi, serta kenaikan tarif pengiriman dan premi asuransi, kemungkinan besar akan "meningkatkan biaya pangan dan memperparah tekanan biaya hidup, terutama bagi kelompok masyarakat yang paling rentan."


Laporan tersebut menyamakan guncangan rantai pasokan akibat gangguan di selat tersebut dengan peristiwa besar lainnya, termasuk pandemi Covid-19 dan awal perang Rusia di Ukraina, yang kala itu memberikan dampak luas bagi penduduk termiskin di dunia.

Sejak pertempuran dimulai, transit melalui jalur sempit antara Iran dan Oman tersebut—titik krusial yang melayani sekitar 20% aliran minyak dan gas alam cair (LNG) dunia setiap harinya—telah menurun drastis. Laporan itu mencatat bahwa lalu lintas kapal turun hingga 97% pada 7 Maret dibandingkan rata-rata bulan Februari.