Tak hanya itu, dia menambahkan bahwa tingginya harga daging sapi berdampak pada bandar sapi potong dan pedagang daging pasar tradisional se-Jabodetabek dan masyarakat menengah ke bawah.
“Dalam rangka menjaga eksistensi dan menciptakan lingkungan yang kondusif dalam APDI sebagai organisasi dipandang perlu untuk melakukan tindakan,” ujarnya.
Dalam kaitan itu, Wahyu meminta agar Menteri Pertanian (Mentan) sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman untuk segera menstabilkan harga daging sapi.
“[..] segera mengambil langkah konkret menstabilkan harga untuk hajat hidup orang banyak dan keberlangsungan UMKM dihilirisasi,” imbuhnya.
Menyitir Panel Harga Bapanas pukul 11.10 WIB pada Kamis (22/1/2026), harga rerata daging sapi murni di tingkat konsumen dibanderol Rp136.360/kilogram (kg). Secara nasional, harganya turun 2,6% dari harga acuan penjualan (HAP) Rp140.000/kg.































