AirAsia Respons Potensi Harga Tiket Naik Imbas Konflik Timteng
Sultan Ibnu Affan
10 March 2026 14:45

Bloomberg Technoz, Jakarta - Maskapai AirAsia Indonesia angkat bicara mengenai adanya potensi kenaikan harga tiket pesawat sebagai imbas dari gejolak harga minyak akibat guncangan konflik Timur Tengah, yang memicu kenaikan minyak tertinggi.
Head of Indonesia Affairs & Policy, Indonesia AirAsia Eddy Krismeidi mengaku perseroan tengah mencermati perkembangan tersebut. Apalagi, biaya bahan bakar mengambil porsi 30%-40% dari total operasional.
"Terkait kemungkinan penyesuaian harga tiket, Indonesia AirAsia akan terus memonitor perkembangan harga energi global serta mempertimbangkan berbagai faktor operasional dan kondisi pasar," ujarnya saat dihubungi, Selasa (10/3/2026).
Eddy mengatakan, kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi perseroan yang notabene mengandalkan model bisnis maskapai berbiaya rendah lewat efisiensi operasional.
Namun, kata dia, perusahaan terus melakukan berbagai inisiatif untuk efisiensi penggunaan bahan bakar, dengan tetap memanfaatkan armada yang efisien, optimalisasi utilisasi pesawat, serta pengelolaan jaringan rute yang dinamis sesuai dengan permintaan pasar.





























