Logo Bloomberg Technoz

Harga Cabai DKI Mahal, Kementan Kembali Guyur Pasar Kramat Jati

Redaksi
23 February 2026 15:30

Pedagang merapihkan cabai rawit merah di Pasar Kramat Jati, Jakarta, Rabu (10/7/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pedagang merapihkan cabai rawit merah di Pasar Kramat Jati, Jakarta, Rabu (10/7/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Pertanian kembali mengguyur  1,7 ton cabai rawit merah ke Pasar Induk Kramat Jati (PIKJ) pada Minggu (22/2/2026) di tengah makin mahalnya harga cabai rawit merah di DKI Jakarta.

Berdasarkan Panel Harga Nasional Badan Pangan Nasional pukul 08.45 WIB, harga cabai rawit merah menembus Rp120.000 per kilogram. Padahal batas atas Harga Acuan Penjualan di RI hanyalah di kisaran Rp57 ribu saja.

Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Kementerian Pertanian, Muhammad Agung Sunusi menyebut jika  PIKJ akan terus menerima pasokan cabai rawit merah dari sentra produksi melalui dukungan kuat dari champion cabai yang telah dibangun Kementan di berbagai daerah.


“Pasokan ke PIKJ akan terus kami jaga. Champion cabai di sentra produksi siap mengirimkan cabai rawit merah secara berkelanjutan agar kebutuhan masyarakat selama Ramadan tetap terpenuhi,” kata Agung dalam keterangannya dikutip Senin, (23/2/2026).

Agung bilang, harga cabai rawit merah yang disuplai tersebut berada di kisaran Rp50.000 per kilogram. Untuk menjaga agar harga tetap terjangkau di tingkat konsumen, pemerintah melalui Fasilitasi Distribusi Pangan-Bapanas memberikan subsidi biaya transportasi dari sentra produksi ke PIKJ.