Logo Bloomberg Technoz

Menlu Sebut Kokohnya Ekonomi adalah Modal Kuat Diplomasi RI

Redaksi
15 January 2026 13:20

Menlu Sugiono Indonesia Siap Kirim Pasukan Perdamaian Ke Palestina (Kemenlu RI)
Menlu Sugiono Indonesia Siap Kirim Pasukan Perdamaian Ke Palestina (Kemenlu RI)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan bahwa fondasi makroekonomi Indonesia yang kokoh menjadi modal utama untuk memperkuat posisi Indonesia di kancah global. Stabilitas ekonomi tersebut juga menjadi landasan penting bagi Indonesia untuk berperan aktif dalam berbagai inisiatif ekonomi internasional.

Hal itu, lanjut dia, tercermin dari stabilnya sejumlah indikator makroekonomi Indonesia sepanjang 2025. Sebagai contoh, inflasi Indonesia tercatat sebesar 2,92 persen, yang masih terbilang stabil dan terkendali. Selain itu, Indonesia juga mampu mencatat surplus neraca perdagangan sebesar USD 38,54 miliar pada periode Januari-November 2025.

“Di tengah perlambatan ekonomi global dan economic coercion, Indonesia hadir dengan fondasi yang kokoh, dengan angka pertumbuhan yang berada di atas rata-rata dunia, dengan inflasi yang terkendali, surplus perdagangan, dan tingkat realisasi investasi yang tetap tinggi. Fondasi ekonomi yang stabil ini memperkuat posisi Indonesia di panggung dunia,” ujar Sugiono dalam Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri, Rabu (14/1).


Sugiono menambahkan, fondasi ekonomi yang solid tersebut menjadi modal penting bagi Indonesia di tengah gejolak ketidakpastian global. Dengan resiliensi ekonomi yang kuat, Indonesia diharapkan mampu memitigasi dampak negatif dari perlambatan dan tekanan ekonomi global.

Terlebih, menurutnya, saat ini semakin banyak negara yang menggunakan kebijakan perdagangan, investasi, dan teknologi sebagai instrumen tekanan geopolitik. Oleh karena itu, penting bagi Indonesia untuk memiliki ketahanan ekonomi yang memadai guna menghadapi tantangan tersebut.