Logo Bloomberg Technoz

Modal Positif Pemerintahan Prabowo Menatap Ekonomi 2026

Redaksi
14 January 2026 15:34

Presiden Prabowo Subianto singgung bonus atlet di sebuah acara di Banten, Sabtu, 20 Desember 2025. Youtube Sekretariat Presiden
Presiden Prabowo Subianto singgung bonus atlet di sebuah acara di Banten, Sabtu, 20 Desember 2025. Youtube Sekretariat Presiden

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ekonomi Indonesia memulai 2026 dengan angin segar. Mengapa demikian? Sejumlah indikator ekonomi menunjukkan sentiment positif, mulai dari pasar keuangan, pasar saham, hingga inflasi.

Pasar keuangan dibuka dengan momentum yang jauh lebih kuat dibanding awal 2025. Kondisi ini menjadi modal positif bagi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam menatap arah ekonomi nasional sepanjang 2026.

Dalam laporannya, BRI Danareksa Sekuritas menilai titik awal 2026 jauh lebih stabil, didukung membaiknya situasi makro global dan domestik. 


Tekanan besar yang sempat membayangi pasar tahun lalu, mulai dari dolar AS yang kuat, lonjakan yield global, hingga likuiditas ketat, kini perlahan mereda.

“Starting point 2026 terlihat jauh lebih stabil dibandingkan awal 2025, dengan sejumlah headwind utama kini justru mereda,” tulis BRI Danareksa Sekuritas dalam laporan terbarunya, Rabu (14/1).