PLN: Kebutuhan Batu Bara PLTU Terpenuhi hingga Agustus 2026
Azura Yumna Ramadani Purnama
04 March 2026 13:10

Bloomberg Technoz, Jakarta – PT PLN (Persero) mengumumkan pasokan batu bara untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) milik perseroan dan independent power producer (IPP) dalam kondisi memadai hingga Agustus 2026, usai PLN mengamankan kontrak pasokan batu bara sebesar 84 juta ton.
Direktur Manajemen Pembangkit PT PLN (Persero) Rizal Calvary Marimbo menyatakan PLN telah mendapatkan kepastian stok tersebut dari 8 pemasok, antara lain; PT Adaro Indonesia, PT Arutmin Indonesia, PT Berau Coal, PT Kaltim Prima Coal, PT Kideco Jaya Agung, PT Multi Harapan Utama, PT Indominco Harapan Mandiri, dan PT Bukit Asam
“Total seluruh yang akan dipasok adalah sekitar 84 juta metrik ton. Artinya ini cukup sampai dengan bulan Agustus akhir nanti, jadi HOP kita akan membaik di beberapa pembangkit dan kita harapkan bahwa sebelum Lebaran batu bara sudah akan sampai ke seluruh pembangkit yang memerlukan, sehingga ancaman defisit kedepan bisa diatasi,” kata Rizal kepada awak media di Kantor Kementerian ESDM, Selasa (3/3/2026).
Lebih lanjut, Rizal mengungkapkan PLN juga sedang mengamankan sekitar 40 juta ton batu bara yang bakal dimanfaatkan selepas Agustus 2026.
Dengan demikian, total kebutuhan batu bara untuk sektor kelistrikan sepanjang tahun ini mencapai 124 juta ton.






























