Logo Bloomberg Technoz

Potret Pesawat Emirates & Qatar Setop Operasi Imbas Konflik Iran

Redaksi
03 March 2026 07:07

Pesawat-pesawat Qatar Airways terparkir di Bandara Internasional John F. Kennedy (JFK) di New York, AS, Minggu (1/3/2026). (Michael Nagle/Bloomberg)

Pesawat-pesawat Qatar Airways terparkir di Bandara Internasional John F. Kennedy (JFK) di New York, AS, Minggu (1/3/2026). (Michael Nagle/Bloomberg)

Ribuan penerbangan terganggu seiring eskalasi konflik yang melanda Timur Tengah. (Michael Nagle/Bloomberg)

Ribuan penerbangan terganggu seiring eskalasi konflik yang melanda Timur Tengah. (Michael Nagle/Bloomberg)

Pembatalan penerbangan Emirates Airlines di Bandara Internasional John F. Kennedy di New York, AS, Minggu (1/3/2026). (Michael Nagle/Bloomberg)

Pembatalan penerbangan Emirates Airlines di Bandara Internasional John F. Kennedy di New York, AS, Minggu (1/3/2026). (Michael Nagle/Bloomberg)

Emirates dan Qatar Airways menjadi maskapai yang paling terdampak konflik di Iran. (Michael Nagle/Bloomberg)

Emirates dan Qatar Airways menjadi maskapai yang paling terdampak konflik di Iran. (Michael Nagle/Bloomberg)

Penghentian operasional secara total selama berjam-jam dalam skala regional belum pernah terjadi sebelumnya. (Michael Nagle/Bloomberg)

Penghentian operasional secara total selama berjam-jam dalam skala regional belum pernah terjadi sebelumnya. (Michael Nagle/Bloomberg)

Emirates dan Qatar Airways membatalkan lebih dari 400 penerbangan sejak Minggu pukul 22.00 waktu New York. (Michael Nagle/Bloomberg)

Emirates dan Qatar Airways membatalkan lebih dari 400 penerbangan sejak Minggu pukul 22.00 waktu New York. (Michael Nagle/Bloomberg)

Pesawat-pesawat Qatar Airways terparkir di Bandara Internasional John F. Kennedy (JFK) di New York, AS, Minggu (1/3/2026). (Michael Nagle/Bloomberg)
Ribuan penerbangan terganggu seiring eskalasi konflik yang melanda Timur Tengah. (Michael Nagle/Bloomberg)
Pembatalan penerbangan Emirates Airlines di Bandara Internasional John F. Kennedy di New York, AS, Minggu (1/3/2026). (Michael Nagle/Bloomberg)
Emirates dan Qatar Airways menjadi maskapai yang paling terdampak konflik di Iran. (Michael Nagle/Bloomberg)
Penghentian operasional secara total selama berjam-jam dalam skala regional belum pernah terjadi sebelumnya. (Michael Nagle/Bloomberg)
Emirates dan Qatar Airways membatalkan lebih dari 400 penerbangan sejak Minggu pukul 22.00 waktu New York. (Michael Nagle/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Emirates dan Qatar Airways menjadi maskapai yang paling terdampak konflik di Iran setelah penutupan bandara di berbagai wilayah Timur Tengah. Situasi ini memicu gangguan pada industri penerbangan global.

Penghentian operasional secara total selama berjam-jam dalam skala regional belum pernah terjadi sebelumnya, meskipun kawasan Teluk Persia telah terbiasa dengan pembatasan wilayah udara dalam dua tahun terakhir. Kondisi tersebut menegaskan besarnya risiko konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat.

Emirates dan Qatar Airways membatalkan lebih dari 400 penerbangan sejak Minggu pukul 22.00 waktu New York. Maskapai India, IndiGo, yang melayani rute Dubai, Jeddah, dan Doha, menjadi maskapai di luar Timur Tengah yang paling terdampak.

Dubai International Airport dan Hamad International Airport membatalkan seluruh penerbangan sehingga menjadi bandara yang paling terdampak. Bandara utama Dubai yang menjadi basis Emirates juga membatalkan lebih dari 600 penerbangan internasional.

(red)