DEN: Kerja Sama PLTN RI dan AS-Jepang Cuma Sampai Tahap FEED
Azura Yumna Ramadani Purnama
03 March 2026 14:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Komitmen kerja sama yang bakal dilakukan Indonesia dengan Amerika Serikat (AS) dan Jepang untuk mengembangkan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) berupa reaktor mini di Kalimantan Barat (Kalbar) hanya akan mencapai tahap front end engineering design (FEED).
Menurut anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Satya Widya Yudha, hal tersebut diatur dalam perjanjian kesepakatan dagang timbal balik atau Agreement on Reciprocal Trade (ART) antara RI dan AS.
Dengan begitu, dia memastikan salah satu perusahaan AS yang sudah sempat bekerja sama dengan PT PLN (Persero) dalam pengembangan PLTN di Kalbar itu, NuScale Power OVS LLC, belum tentu bakal menjadi pengelola reaktor mini atau small modular reactor (SMR) tersebut.
“Itu studi, front end engineering design. Jadi sampai kepada desainnya. Siapa yang melaksanakan belum tentu, [bisa] siapa saja,” kata Satya kepada awak media, di sela Workshop on Small Modular Reactor Deployment Considerations for Indonesia, Selasa (3/3/2026).
“NuScale tuh [dari] Amerika. Jadi kalau sekarang mereka menawarkan apa, desain segalanya, ya sah-sah saja kan gitu loh,” ungkap dia.































