Maybank Beber Empat Skenario Dampak Konflik AS-Iran ke Ekonomi RI
Pramesti Regita Cindy
04 March 2026 12:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - Maybank Indonesia Economic Research & Industry Analyst merilis analisis terbaru terkait potensi dampak blokade Selat Hormuz terhadap perekonomian Indonesia.
Sebab eskalasi geopolitik di Timur Tengah dinilai berisiko mengganggu 26% perdagangan minyak mentah dunia dan 20% perdagangan LNG global yang melintasi jalur tersebut, sehingga berpotensi memicu lonjakan harga energi.
Sebagai negara pengimpor minyak dengan alokasi subsidi energi Rp210,06 triliun pada 2026, Indonesia dinilai menghadapi tekanan fiskal dan makroekonomi yang signifikan.
"Dengan asumsi pertumbuhan global stagnan di kisaran 3,3% dan prospek pertumbuhan ekonomi China sebesar 4,8% (sebagai importir bersih minyak terbesar dunia), pemerintah Indonesia dihadapkan pada trade-off klasik: menjaga daya beli melalui subsidi atau mematuhi batas defisit fiskal 3% sesuai amanat undang-undang," kata Global Market Economist Maybank Indonesia, Myrdal Gunarto dalam keterangan yang diterima Bloomberg Technoz, Rabu (4/3/2026).
Berikut empat skenario perhitungan dampak krisis terhadap fundamental ekonomi Indonesia, bergantung pada lamanya blokade berlangsung.





























