Logo Bloomberg Technoz

Menlu RI Klaim Rp17 T Bukan Biaya Anggota BoP: Rekonstruksi Gaza

Redaksi
28 January 2026 07:10

Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono dalam pertemuan KTT BRICS Plus di Kazan, Rusia (24/10/2024). (Dok. Kementerian Luar Negeri)
Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono dalam pertemuan KTT BRICS Plus di Kazan, Rusia (24/10/2024). (Dok. Kementerian Luar Negeri)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono mengklaim bahwa iuran Board of Peace (BoP) sebesar US$1 miliar atau sekira Rp17 triliun bukan biaya keanggotaan, melainkan dana rekonstruksi wilayah Gaza yang telah porak-poranda.

Dia mengungkap bahwa Indonesia ikut partisipasi dalam BoP bentukan Presiden AS Donald Trump atas putusan Presiden Prabowo Subianto tanpa membayar iuran sebagai anggota permanen.

"Jadi gini, ini bukan membership fee, tapi kita lihat kronologinya bahwa pembentukan Board of Peace ini merupakan suatu upaya untuk bisa menyelesaikan situasi di Gaza pada khususnya dan Palestina, termasuk upaya rekonstruksi," ujarnya selepas rapat kerja dengan Komisi I di Gedung Nusantara II DPR RI, Selasa (27/1/2026).


Sugiono menjelaskan Pemerintah Indonesia diundang untuk ikut terlibat dalam upaya penyelesaian damai di Gaza sebagai anggota selama tiga tahun. Bukan sebagai anggota tetap BoP.

"Itu semua negara yang diundang entitled menjadi member selama tiga tahun. Itu bunyi charter [piagam]-nya. Jadi, kalau misalnya ikut berpartisipasi yang satu negara, artinya dia permanen. Oleh karena itu, anggota-anggota yang diundang itu diajak untuk berpartisipasi di situ. Yang tentu saja ada keuntungan lain, yaitu anggota tetap dari Board of Peace," tegasnya.