Israel Serang Lebanon, Desak Hizbullah Lucuti Senjata
News
04 March 2026 07:50

Dan Williams - Bloomberg News
Bloomberg, Pasukan Israel dilaporkan telah merebut posisi-posisi baru di wilayah Lebanon Selatan untuk pertama kalinya sejak gencatan senjata tahun 2024. Langkah ini diambil seiring dengan meningkatnya intensitas serangan terhadap Hizbullah yang berjalan paralel dengan perang melawan Iran.
Pada hari keempat serangan udara besar-besaran AS-Israel terhadap Iran, Israel bersumpah tidak akan mengendurkan serangan di Lebanon sampai Hizbullah dilucuti senjatanya.
“Kami menuntut, kami mendesak, dan kami tidak akan mengakhiri ini tanpa Hizbullah dilucuti dari persenjataannya,” tegas Effie Defrin, juru bicara utama Pasukan Pertahanan Israel (IDF).
Pada hari Senin, Hizbullah meluncurkan sekitar enam roket melintasi perbatasan ke wilayah Israel. Hal ini memicu serangan balasan udara dan laut yang dahsyat dari Israel, yang dilaporkan telah menewaskan puluhan warga Lebanon. Menteri Pertahanan Israel menyatakan bahwa target operasi yang sedang berlangsung saat ini termasuk pemimpin Hizbullah, Naim Qasem.






























