Pejabat The Fed: Konflik Iran Persulit Proyeksi Suku Bunga AS
News
04 March 2026 11:30

Maria Eloisa Capurro - Bloomberg News
Bloomberg, Dua pejabat tinggi bank sentral Amerika Serikat (Federal Reserve/The Fed) menyatakan bahwa serangan AS-Israel terhadap Iran telah memunculkan ketidakpastian baru bagi para pengambil kebijakan. Pertanyaan utama kini berfokus pada seberapa lama harga energi akan tetap melonjak akibat konflik tersebut.
"Saat ini masih terlalu dini untuk mengetahui jejak apa yang ditinggalkan peristiwa ini terhadap inflasi dan untuk berapa lama," ujar Gubernur The Fed Minneapolis Neel Kashkari dalam konferensi Bloomberg Invest di New York, Selasa (3/3).
Kashkari, yang sebelumnya memproyeksikan satu kali pemangkasan suku bunga sebesar seperempat poin tahun ini, mengaku mulai meragukan proyeksi tersebut. "Sekarang, dengan adanya peristiwa geopolitik ini, kami butuh jauh lebih banyak data tambahan."
Di acara terpisah, Gubernur The Fed New York John Williams mencatat bahwa dampak terhadap pasar keuangan sejauh ini "cukup diredam" dan kenaikan harga minyak belum terjadi "secara dramatis."
































