Logo Bloomberg Technoz

Dirut BPJS Kesehatan soal Kenaikan Iuran: Peserta PBI Dulu

Recha Tiara Dermawan
04 March 2026 13:20

Dirut BPJS Prihati Pujowaskito (Dok. Ist)
Dirut BPJS Prihati Pujowaskito (Dok. Ist)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Isu rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan pada 2026 kembali menjadi sorotan setelah muncul pernyataan dari Menteri Kesehatan mengenai potensi penyesuaian tarif untuk menjaga keberlanjutan pembiayaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama BPJS Kesehatan periode 2026–2031, Mayor Jenderal TNI (Purn.) Prihati Pujowaskito, Sp.JP(K), FIHA, M.M.R.S., menyatakan hingga saat ini belum ada keputusan resmi terkait kenaikan iuran.

“Kita selalu berkomunikasi, tetapi sejauh ini belum ada untuk kenaikan iuran. Yang direncanakan memang akan dinaikkan yang PBI dulu, tetapi semuanya belum berjalan ke sana. Kita masih menunggu dari Kolaboratif government,” ujarnya saat ditemui di Jakarta, Rabu (4/3/2026).


Saat ditanya apakah terdapat arahan khusus dari Presiden Prabowo Subianto mengenai kenaikan iuran, ia menjawab, “Saya belum mendengar, tetapi pasti akan ada keputusan”

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan iuran BPJS Kesehatan pada 2026 direncanakan mengalami penyesuaian sebagai respons atas potensi defisit anggaran JKN yang diprediksi mencapai Rp20 triliun hingga Rp30 triliun akibat peningkatan beban biaya pelayanan kesehatan.