Logo Bloomberg Technoz

Laju Rupiah Masih Tertekan Sentimen Domestik

Tim Riset Bloomberg Technoz
12 January 2026 09:53

Karyawan merapihkan uang dolar AS dan rupiah di salah satu tempat penukaran uang di Jakarta, Jumat (9/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan merapihkan uang dolar AS dan rupiah di salah satu tempat penukaran uang di Jakarta, Jumat (9/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat masih melanjutkan pelemahan dalam pembukaan pasar spot Senin pagi, (12/1/2026). Rupiah tergerus 0,18% di Rp16.835/US$.

Tak berselang lama, rupiah kembali mencatatkan pelemahan 0,21% dan berada di Rp16.841/US$. 

Indeks dolar AS tercatat menguat 0,2% dan berada di posisi 99.133 pada perdagangan akhir pekan lalu. Hari ini, Indeks dolar AS turun 0,16% ke posisi 98.974 dan membuat beberapa mata uang di pasar Asia menghijau. 


Baht Thailand memimpin penguatan sebesar 0,4%. Ringgit Malaysia menguat 0,11%, dolar Singapura 0,09%, offshore renimbi China 0,04%, peso Filipina 0,03%, bahkan rupee India juga terapresiasi tipis 0,02%. 

Sementara mata uang lainnya terdepresiasi seperti won Korea Selatan melemah 0,25%, rupiah 0,21%, dan dolar Taiwan 0,11%. 

Nilai tukar mata uang Asia terhadap dolar AS, Senin (12/1/2026). Bloomberg