Logo Bloomberg Technoz

BPOM Telusuri Isu Susu Formula Nestlé Terkontaminasi Racun

Dinda Decembria
11 January 2026 19:00

Ilustrasi Susu. (Envato/towfiqu98)
Ilustrasi Susu. (Envato/towfiqu98)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI merespons informasi terkait produk susu formula bayi produksi Nestlé yang didesak otoritas Tiongkok untuk ditarik dari peredaran karena potensi kontaminasi racun. BPOM menyatakan telah melakukan langkah awal penelusuran atas isu tersebut.

“BPOM sudah berkoordinasi dengan lembaga pengawas lain dan telah melakukan penelusuran,” kata Humas BPOM kepada Bloomberg Technoz, Minggu (11/1).

Isu ini mencuat setelah otoritas Tiongkok mendesak Nestlé SA untuk bergerak cepat menarik kembali (recall) produk susu formula bayi di daratan China yang diduga berpotensi terkontaminasi. Administrasi Negara untuk Regulasi Pasar Tiongkok menegaskan Nestlé memiliki tanggung jawab besar untuk melindungi hak dan kepentingan konsumen di negara tersebut.


Pernyataan dari China muncul usai perusahaan makanan asal Swiss itu memperluas penarikan produk susu formula bayi. Jika sebelumnya recall hanya dilakukan di Eropa, kini cakupannya meluas ke Asia dan Amerika karena kekhawatiran adanya kontaminasi cereulide.

Cereulide merupakan racun yang dapat menyebabkan penyakit bawaan makanan, termasuk gejala muntah. Penarikan sukarela ini mencakup sejumlah batch produk nutrisi bayi, di antaranya merek BEBA dan Alfamino.