BPOM Ungkap Dampak Dolar Naik terhadap Harga Obat
Dinda Decembria
20 May 2026 15:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) mengungkap pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat berdampak pada impor bahan baku farmasi dan harga produk obat di dalam negeri. Kondisi tersebut terjadi karena industri farmasi nasional masih sangat bergantung pada bahan baku impor.
Pihak Humas BPOM mengatakan pelemahan rupiah turut memengaruhi harga bahan baku yang didatangkan dari luar negeri. “Iya memang berdampak, terhadap impor bahan baku dan harganya. Industri juga mencari alternatif bahan baku dengan kualitas yang sama untuk mempertahankan keamanan produk,” ujar pihak Humas BPOM kepada Bloomberg Technoz, Rabu (20/5).
Menurut BPOM, selama ini pasokan bahan baku farmasi Indonesia masih banyak berasal dari sejumlah negara seperti China, India, dan negara lainnya. Meski demikian, pemerintah disebut mulai mengembangkan produksi bahan baku dalam negeri sebagai bagian dari upaya mendorong kemandirian sediaan farmasi nasional.
Selain itu, belum lama ini, Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan kondisi geopolitik global, terutama ketegangan di kawasan strategis dunia seperti Timur Tengah sebagai jalur perdagangan utama, turut memengaruhi stabilitas rantai pasok komoditas penting termasuk sektor farmasi. Situasi tersebut berdampak langsung pada kenaikan harga hingga potensi gangguan ketersediaan obat.
“Ketersediaan obat merupakan hal yang vital dan penting bagi ketahanan nasional kita,” ujar Taruna.






























