Psikiater Ungkap Dampak Psikologis Lagu Viral MBG
Dinda Decembria
29 May 2026 18:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Lagu viral “Mas Bahlil Ganteng” atau “My Little Bolu Ketan” dinilai bukan sekadar tren hiburan di media sosial. Lagu yang awalnya diduga bernuansa satire itu justru perlahan mengubah sentimen publik terhadap Menteri ESDM sekaligus Ketua Umum Partai Golkar .
Psikiater RS Marzoeki Mahdi Bogor, dr. Lahargo Kembaren, Sp.KJ, mengatakan lagu viral yang terus terngiang di kepala sebenarnya merupakan fenomena psikologis yang normal dan dikenal dengan istilah earworm atau Involuntary Musical Imagery (IMI).
“Fenomena lagu viral yang terus terngiang dan berulang di kepala sebenarnya bukan hal baru dalam psikologi. Potongan lagu atau lirik bisa muncul terus tanpa disengaja,” kata Lahargo dalam keterangannya, dikutip Jumat (29/5).
Ia menjelaskan, otak manusia memang dirancang untuk mengenali pola sederhana, repetitif, dan emosional. Karena itu, lagu-lagu viral dengan melodi mudah ditebak, lirik singkat, serta ritme sederhana lebih mudah tersimpan di memori jangka pendek.
Menurut Lahargo, paparan berulang melalui media sosial seperti TikTok, Instagram Reels, hingga platform digital lain membuat otak menganggap lagu tersebut sebagai informasi penting. Akibatnya, otak dapat terus “memutar ulang” lagu meski musiknya sudah berhenti dimainkan.































