Bauran Energi Baru Terbarukan RI Kuartal I-2026 Naik Jadi 18,3%
Azura Yumna Ramadani Purnama
29 May 2026 09:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan bauran energi baru terbarukan (EBT) dalam bauran nasional sepanjang kuartal I-2026 mencapai 18,3% atau meningkat 2,55% dibandingkan capaian sepanjang 2025 sebesar 15,75%.
Dalam rencana kerja strategis (Renstra) Kementerian ESDM 2025–2029, porsi EBT dalam penyediaan energi tahun ini ditargetkan mencapai 17%–21%.
Berdasarkan data Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, dari total bauran EBT tersebut sekitar 9,75% dimanfaatkan untuk energi listrik dan 8,55% nonlistrik.
Untuk sektor kelistrikan, dijelaskan bahwa sekitar 3,59% berasal dari pembangkit listrik tenaga air (PLTA), 3,27% berasal dari pembangkit listrik tenaga biomassa (PLTBio), 1,91% berasal dari pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTB).
Lalu, sekitar 0,51% disumbang dari pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), sekitar 0,06% dari dari pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB), serta 0,41% berasal dari pembangkit EBT lainnya.































