Logo Bloomberg Technoz

Khusus bagi rupiah, tekanan eksternal tersebut diperkuat oleh sentimen domestik yang belum menawarkan katalis penguatan jangka pendek. Data inflasi yang naik ke level 2,92% diprediksi akan mengurangi ruang pelonggaran kebijakan moneter. Padahal, kuartal I-2026 ini pasar berekspektasi Bank Indonesia akan dapat menurunkan suku bunga acuannya sebesar 75% menjadi 4% untuk mendongkrak laju pertumbuhan ekonomi. 

Pergerakan rupiah dalam jangka pendek diprediksi akan terus bergerak volatil dengan kecenderungan melemah selama penguatan dolar AS masih berlanjut, dan sentimen global belum membaik. Namun, dalam jangka menengah, stabilisasi inflasi, ketahanan permintaan domestik yang ditopang oleh konsumsi musiman, serta adanya swasembada beras yang dapat mengurangi ketergantungan impor dan realisasi agenda investasi diharapkan bisa jadi bantalan bagi nilai tukar. 

(riset/aji)

No more pages