Logo Bloomberg Technoz

Kemenkeu Buka Suara Soal Dampak Pelemahan Rupiah ke APBN

Redaksi
09 April 2026 17:00

Pekerja menghitung uang rupiah di tempat penukaran mata uang asing di Jakarta, Senin (19/1/2026). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Pekerja menghitung uang rupiah di tempat penukaran mata uang asing di Jakarta, Senin (19/1/2026). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat terus melemah Pada Kamis (9/4/2026). Mata uang garuda membuka perdagangan pasar spot di harga Rp17.038/US$. Melemah 0,16% dari penutupan kemarin.

Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu Febrio Kacaribu menyatakan bahwa saat ini pemerintah sudah memperhitungkan nilai tukar rupiah yang berada di level Rp17 ribu per dollar AS.

“Itu sudah masuk dalam pertimbangan kita, kita tidak masalah,” kata Febrio saat ditemui di kompleks Badan Komunikasi Pemerintah RI, Kamis (9/4/2026). 


Febrio juga memastikan bahwa Kementerian Keuangan akan melakukan perhitungan dampak pelemahan rupiah terhadap belanja pemerintah di tahun 2026.

“Kita pasti akan hitung dampaknya terhadap harga-harga yang kita asumsikan dalam belanja itu sudah masuk,” katanya.