Logo Bloomberg Technoz

Rupiah Jadi Satu dari Sedikit Mata Uang Asia yang Merah Hari Ini

Tim Riset Bloomberg Technoz
06 January 2026 16:05

Karyawan merapihkan uang rupiah dan dolas AS di salah satu bank di Jakarta, Senin (1/12/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan merapihkan uang rupiah dan dolas AS di salah satu bank di Jakarta, Senin (1/12/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah pada perdagangan spot, Selasa (6/1/2026). 

Rupiah ditutup terdepresiasi 0,06% ke Rp16.750/US$, di tengah pergerakan hijau mata uang Asia lainnya sore ini. 

Meski terjadi ketegangan geopolitik antara Venezuela dan AS menambah lapisan ketidakpastian baru bagi pasar negara berkembang, mayoritas mata uang Asia bergerak positif.


Ringgit Malaysia memimpin penguatan nilai tukar sebesar 0,62%, disusul baht Thailand 0,47%, lalu dolar Singapura 0,24%, renminbi China 0,11%, rupee India 0,11% dan dolar Taiwan 0,07%. 

Nilai tukar mata uang pasar Asia terhadap dolar AS, Selasa (6/1/2026). (Sumber: Bloomberg).

Di tengah penguatan beberapa mata uang Asia, Indonesia jadi salah satu mata uang yang mencatatkan penurunan kinerja pada perdagangan spot hari ini. Selain rupiah, di zona merah ada won Korea Selatan yang melemah 0,07%, peso Filipina 0,15%, dan dolar Hong Kong melemah tipis 0,01%.