Logo Bloomberg Technoz

APBN Januari 2026 Sudah Gali Lubang Tutup Lubang

Mis Fransiska Dewi
23 February 2026 11:37

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat konfrensi pers APBN KITA, kamis (8/1/2026). (Tangkapan Layar Youtube KemenkeuRI)
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat konfrensi pers APBN KITA, kamis (8/1/2026). (Tangkapan Layar Youtube KemenkeuRI)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi menggelar konferensi pers untuk menyampaikan realisasi anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) pada Januari 2026. 

Dalam paparannya diketahui, kinerja APBN pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sudah mengalami gali lubang tutup lubang di awal tahun. Pasalnya, keseimbangan primer sampai 31 Januari 2025 tercatat mengalami defisit Rp4,2 triliun atau tercatat 4,7% terhadap target sepanjang 2026 yang dipatok defisit Rp89,7 triliun.

Padahal, keseimbangan primer pada periode yang sama tahun sebelumnya surplus Rp11,1 triliun.


“Keseimbangan posisi fiskal tetap terkelola secara prudent. ini dilakukan secara terukur dan antisipatif untuk menjaga likuiditas dan stabilitas pasar keuangan," ujar Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers APBN Kinerja dan Fakta, Senin (23/2/2026).

Keseimbangan primer merupakan kondisi di mana total pendapatan negara dikurangi belanja negara, di luar pembayaran bunga utang. Apabila total pendapatan negara lebih besar dibandingkan belanja negara di luar pembayaran bunga utang, maka keseimbangan primer akan positif.