China Pantau Ketat Langkah Trump Usai Pembatalan Tarif oleh MA AS
News
23 February 2026 12:40

Josh Xiao - Bloomberg News
Bloomberg, Pemerintah China menyatakan tengah memantau ketat rencana pemerintahan Donald Trump yang berupaya melanjutkan rezim tarifnya menggunakan instrumen perdagangan lain. Ini merupakan komentar resmi pertama Beijing sejak Mahkamah Agung AS membatalkan wewenang darurat presiden terkait pemberlakuan tarif global.
Juru bicara Kementerian Perdagangan China pada Senin (23/2) menyampaikan bahwa pihaknya saat ini sedang melakukan penilaian komprehensif terhadap implikasi dari putusan pengadilan tersebut.
“Kami mencatat bahwa pihak AS sedang menyiapkan langkah alternatif, seperti investigasi perdagangan, sebagai upaya untuk mempertahankan tarif terhadap mitra dagang. China akan memantau perkembangan ini dengan saksama dan dengan tegas melindungi kepentingan nasional kami,” ujar juru bicara tersebut dalam pernyataan resminya.
Komentar perdana Beijing ini muncul beberapa hari setelah Mahkamah Agung AS menganulir kebijakan tarif global yang diberlakukan Trump secara sepihak. Meski Trump segera merespons dengan rencana tarif global baru sebesar 15% serta janji investigasi perdagangan baru, posisi China dinilai sedikit melonggar.






























