Logo Bloomberg Technoz

Purbaya Beber Dampak AS–Venezuela ke Rupiah dan Ekonomi RI

Sultan Ibnu Affan
05 January 2026 21:00

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Bloomberg)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai eskalasi konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Venezuela tak serta-merta turut berdampak signifikan terhadap perekonomian Indonesia, baik dari sisi inflasi, subsidi energi, pasar keuangan, maupun nilai tukar rupiah. 

Menurutnya, faktor jarak geografis, keterbatasan peran Venezuela di pasar minyak global, serta kondisi suplai energi dunia membuat dampaknya ke Indonesia relatif cukup terbatas.

“Venezuela kan sudah lama tidak terlalu aktif di pasar minyak dunia juga, kapasitas produksinya terbatas,” ujar Purbaya kepada wartawan di kawasan Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (5/1/2025).


Ia menambahkan, kekhawatiran pasar terhadap penurunan suplai minyak hanya bersifat jangka pendek. Pasalnya, AS sendiri juga telah membuka kembali izin pengeboran minyak, termasuk di Alaska, yang dinilai mampu menjaga pasokan global.

"Kalau di short run mungkin orang pikir suplainya turun. Tapi Amerika sudah izinkan drilling di Alaska, jadi enggak terlalu ngaruh ke suplai,” kata dia.