Logo Bloomberg Technoz

Inflasi Sepanjang 2025 Hampir Tembus 3%, Masih Batas Aman?

Sultan Ibnu Affan
06 January 2026 10:00

Inflasi (Diolah)
Inflasi (Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan tingkat inflasi sepanjang 2025 tercatat mencapai 2,92% secara tahunan atau year-on-year (yoy), melonjak dibanding inflasi sepanjang 2024 lalu yang hanya 1,57% yoy.

Head of Macroeconomic & Financial Market Research Permata Bank Faisal Rachman mengatakan, tingginya inflasi tersebut lebih disebabkan oleh laju harga emas yang naik signifikan sepanjang tahun ini.

"Porsi yang cukup besar dari kenaikan tersebut didorong oleh inflasi harga emas, yang memberikan kontribusi sekitar 0,79 poin persentase (ppt)," ujarnya saat dihubungi, Senin (5/1/2026).


Faisal mengatakan, andil emas terhadap inflasi biasanya hanya berkisar antara 0,1 hingga 0,2 % poin. Dengan tanpa memperhitungkan andil dari kenaikan harga emas, maka inflasi tahunan hanya sebesar 2,33%.

Angka tersebut, lanjut dia, juga masih dalam batas wajar atau titik tengah dari sasaran inflasi Bank Indonesia (BI) yang diperkirakan akan mencapai direntang 1,5 hingga 3,5% atau 2,5% ± 1%.