Logo Bloomberg Technoz

OJK Targetkan 93% Masyarakat Paham Soal Keuangan, Ini Caranya

Pramesti Regita Cindy
13 February 2026 09:52

OJK
OJK

Bloomberg Technoz, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Badan Pusat Statistik (BPS) kembali melaksanakan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026. 

Hasil survei ini akan menjadi rujukan utama capaian target literasi dan inklusi keuangan nasional. Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 ditetapkan masing-masing sebesar 69,35% untuk literasi dan 93% untuk inklusi keuangan, serta target inklusi 98% pada 2045.

Pelaksana Tugas Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan SNLIK 2026 menjadi momentum penting karena untuk pertama kalinya melibatkan LPS, sejalan dengan amanat UU Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (PPSK). Selain itu, survei tahun ini juga akan menghasilkan indeks literasi dan inklusi hingga tingkat provinsi.


"Tujuan utama kami adalah meningkatkan literasi dan inklusi keuangan guna mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan produk dan jasa keuangan di sektor jasa keuangan," kata Kiki (panggilan akrab Friderica) saat pemantauan SNLIK 2026 di Bekasi Timur, Jawa Barat, mengutip dari keterangan resminya, Rabu (11/2/2026). 

Pada kesempatan tersebut, Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu menambahkan, jumlah responden SNLIK 2026 meningkat signifikan dari 10.000 menjadi 75.000 orang. Penambahan sampel ini dilakukan untuk memperoleh data yang lebih akurat dan memungkinkan analisis hingga level provinsi.