CPO Termasuk Ekspor Non Migas Terbesar RI Januari-Oktober 2025
Farid Nurhakim
02 January 2026 12:15

Bloomberg Technoz, Jakarta - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Republik Indonesia (RI) Dyah Roro Esti Widya Putri menyebut salah satu ekspor non migas terbesar pada Januari-Oktober 2025 adalah minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO). Dia pun mengeklaim neraca perdagangan RI di periode tersebut surplus hingga US$35,88 miliar atau setara dengan Rp600,1 triliun (asumsi kurs Rp16.726/US$).
"Dan juga tadi ada beberapa inovasi-inovasi, ada beberapa komoditi dengan mengetahui bahwa saat ini dengan surplus perdagangan tahun 2025, di mana ketika berbicara mengenai surplus, juga ekspor tertinggi kita salah satunya adalah CPO," kata Roro kepada awak media selepas acara "Pembukaan Perdagangan Bursa Berjangka Komoditi Indonesia Tahun 2026" di kantor Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI, Jakarta Pusat, Jumat (2/1/2026).
Terkait target CPO pada tahun ini, tutur dia, pihaknya bakal mendorong agar rantai pasok (supply chain) dari minyak sawit mentah tersebut berkelanjutan (sustainable). Pasalnya, sebagian besar dari ekspor adalah CPO.
"Yang pertama tentu, mayoritas dari ekspor itu juga CPO ya. Ini sesuatu hal yang kita apresiasi, kita akan dorong bagaimana supply chain dari CPO-nya juga sustainable," ujar Roro.
Dia menambahkan, Kemendag RI memiliki harapan angka ekspor CPO naik ke depannya. "Tapi kalau dari segi target, tentu kita berharap bahwa ini akan semakin meningkat dengan berjalannya waktu," kata Roro.






























