Gubernur wilayah Saratov, Roman Busargin menjelaskan fasilitas industri tanpa menyebut namanya, yang berlokasi di wilayah Zavodskoy, Saratov, rusak akibat serangan drone semalam, tanpa memberikan rincian lebih lanjut. Kilang minyak Saratov terletak di area yang sama.
Gubernur wilayah Orenburg, Evgeny Solntsev juga menyebut kerusakan pada fasilitas industri, tanpa menjelaskan detailnya lebih lanjut.
Ukraina mengintensifkan serangan terhadap infrastruktur minyak Rusia—mulai dari kilang hingga jaringan pipa minyak mentah dan terminal lau—dalam beberapa bulan terakhir guna mengurangi pendapatan energi yang membantu Moskwa membiayai invasinya.
Sejak awal Agustus, drone Ukraina menargetkan fasilitas pengolahan minyak Rusia hampir 40 kali, dibandingkan dengan 21 serangan antara Januari dan Juli, berdasarkan pernyataan publik dan data yang dikumpulkan Bloomberg. Jumlah ini juga lebih banyak dari total serangan drone Ukraina terhadap segmen hilir Rusia tahun lalu.
Akibat gangguan di kilang minyak, harga bahan bakar di bursa komoditas Rusia mencapai rekor tertinggi dan kelangkaan bensin terjadi di beberapa wilayah di seluruh negeri. Merespons hal tersebut, pemerintah Rusia melarang ekspor bensin hingga akhir tahun dan membatasi beberapa ekspor solar.
Beberapa kilang minyak Rusia berhasil memperbaiki kerusakan dengan cepat dalam beberapa pekan terakhir. Namun, volume pengolahan minyak negara tersebut masih di bawah standar musiman.
Kilang Saratov memiliki kapasitas pengolahan sekitar 140.000 barel minyak mentah per hari dan merupakan pemasok utama bensin dan solar ke wilayah barat Rusia yang paling padat penduduk. Kilang ini menjadi sasaran serangan drone Ukraina berulang kali tahun ini, terakhir pada 3 November.
Fasilitas Orsk, yang terakhir diserang pada awal Oktober, memiliki kapasitas desain untuk memproses sekitar 130.000 barel minyak per hari dan memproduksi berbagai jenis bensin, bahan bakar jet, dan solar.
(bbn)





























