Logo Bloomberg Technoz

Perdagangan Saham di Pasar Asia Diramal Turun 

News
05 June 2026 06:50

Warga melintas di depan layar Indeks Hang Seng di Hong Kong, Tiongkok, Selasa (23/1/2024). (Paul Yeung/Bloomberg)
Warga melintas di depan layar Indeks Hang Seng di Hong Kong, Tiongkok, Selasa (23/1/2024). (Paul Yeung/Bloomberg)

Toby Alder-Bloomberg News

Bloomberg, Saham-saham di Asia diprediksi akan turun tipis pada hari Jumat ini, 5 Juni 2026, sejalan para investor menghadapi koreksi pada saham-saham kecerdasan buatan (AI) serta asa akan penyelesaian diplomatik atas ketegangan di Timur Tengah.

Bursa di negara Jepang dan Korea Selatan mengindikasikan penurunan pada pembukaan pasar, sementara indeks berjangka Hong Kong memberi sinyal kenaikan.


Indeks saham Amerika Serikat turun pasca investor mengalihkan dana dari produsen chip ke berbagai sektor lain, yang membantu mengangkat Dow Jones Industrial Average ke rekor tertinggi. Indeks Nasdaq 100 turun 0,5%, pulih dari penurunan intraday sebesar 1,6%, sementara Indeks S&P 500 naik 0,4%.

Harga minyak AS stabil pada awal perdagangan Asia setelah turun pada sesi sebelumnya karena investor bertaruh bahwa AS dan Iran semakin mendekati terobosan diplomatik menyusul gencatan senjata bersyarat antara Israel dan Lebanon. Optimisme hadir setelah Hizbullah pada hari Kamis menolak proposal gencatan senjata yang didukung AS di Lebanon.